tidak semua rebung bisa dikonsumsi
Ragam

Hati-Hati Dalam Mengolah Rebung! Tidak Semua Rebung Bisa Dikonsumsi

155views

Sajian makanan dengan bahan rebung, terbilang cukup populer di Indonesia. Salah satunya, sebagai isian lumpia Semarang. Ya, tunas bambu ini memang bisa dijadikan salah satu alternatif bahan makanan sehari-hari. Tak hanya lezat, tapi juga kaya akan nutrisi di dalamnya. Namun tak semuanya bisa dikonsumsi, lho.

Pasalnya, bambu yang menghasilkan rebung, ada kalanya mengandung asam sianida (HCN). Rasanya pahit dan berbahaya karena bisa menimbulkan keracunan. Dan jenis rebung ini dari jenis bambu apus.

Namun jangan khawatir, rebung yang aman dikonsumsi antara lain rebung dari jenis bambu betung, bambu kuning, bambu hijau dan bambu temen.

Bambu betung dan bambu temen merupakan bambu lokal yang banyak dikenal oleh masyarakat Indonesia. Rebung betung berwarna merah cokelat, dan subang (ujung kelopak) pada ujung rebung berwarna ungu.

Menurut beberapa penelitian yang dilakukan oleh para pakar teknologi pangan, rebung bambu betung paling banyak disukai karena mempunyai tekstur dan cita rasa yang lunak dan enak.

Baca Juga: 8 MaMin yang Tak Boleh Dikonsumsi Bersama Obat

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat akan mengkonsumsinya. Pilihlah rebung yang masih segar, muda, serta dagingnya empuk dan belum terlihat serat-serat bambunya. Sedangkan apabila kamu membeli rebung dalam kemasan kaleng, perhatikan tanggal kedaluwarsanya. Serta pastikan kaleng dalam kondisi utuh dan tidak penyok.

Sementara dalam mengolahnya, kamu tidak boleh sembarang memasaknya. Menurut penelitian di Cina, agar kandungan gizi dalam rebung tidak banyak yang hilang saat proses pemasakan, sebaiknya ditumis saja. (*)